Langsung ke konten utama

Resensi Buku: The Power of Habit

 

Gambar: shopee.co.id

Oleh : Mutahassin Bilhaq

 

Identitas Buku

Judul               : The Power of Habit

Penulis            : Charles Duhigg

Penerbit          : Random House

Tahun Terbit   : 2012

Halaman         : 371 halaman

Kategori          : Personal Development

Bahasa            : Inggris

Harga              : $15.49

Ringkasan

"When you woke up this morning, what did you do first? Did you hop in the shower, check your email, or grab a doughnut from the kitchen counter? Did you brush your teeth before or after you toweled off? Tie the left or right shoe first? What did you say to your kids on your way out the door? Which route did you drive to work? When you got to your desk, did you deal with email, chat with a colleague, or jump into writing a memo? Salad or hamburger for lunch? When you got home, did you put on your sneakers and go for a run, or pour yourself a drink and eat dinner in front of the TV?.” -hlm. 12

Saya akan membuka ringkasan singkat ini dengan sebuah quote dari Abraham Lincoln, “Cara terbaik meramalkan masa depan anda adalah dengan menciptakan masa depan itu sendiri.” Masa depan tersebut tidak dapat kita ciptakan secara langsung, melainkan dibangun dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang kita lakukan setiap hari. Dalam buku “The Power of Habit” yang di tulis oleh Charles Duhigg ini berisi tentang betapa dahsyatnya kebiasaan tersebut dan pelajaran mengenai alasan kenapa kebiasaan terbentuk, unsur-unsur kebiasaan, serta cara mengubah kebiasaan pribadi, organisasi, hingga komunitas. Secara singkat buku ini terdiri dari 3 bagian, yaitu:

·         Part 1 : The Habits of Individuals

·         Part 2 : The Habits of Successful Organizations

·         Part 3 : The Habits of Society

The Power of Habit ditujukan kepada siapapun yang ingin mengubah kebiasaannya, sehingga hal tersebut akan menjadi bagian yang membangun kesuksesan. Untuk mengubah kebiasaan, kita harus melakukannya secara sadar, agar kita tidak memperoleh kebiasaan yang buruk dari orang lain atau lingkungan. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu menemukan segala pemicu atau reward yang menggerakkan rutinitas suatu kebiasaan, kemudian menggantinya dengan kebiasaan baru yang mengarah kepada hasil yang kita inginkan.

Kelebihan

Terdapat beberapa gambar atau ilustrasi yang mendukung penjelasan di buku ini, seperti yang sudah sering saya sampaikan bahwa terdapat hasil penelitian bahwa otak manusia memproses grambar 60.000 kali lebih cepat daripada tulisan. Selain itu, materi juga dijelaskan dengan sangat baik dan lengkap.

Kekurangan

Sayangnya buku ini tidak dilengkapi dengan lembar kerja ataupun pertanyaan-pertanyaan yang harus di jawab, padahal 2 hal tersebut akan sangat membantu dalam mengingat dan segera take action setelah membaca isi buku tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri

  Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri Pernah mendengar tentang antimateri? Antimateri merupakan antipartikel atau kebalikan dari partikel yang menyusun materi biasa, salah satu contohnya yaitu positron yang merupakan antimateri dari elektron. Tidak seperti elektron yang bermuatan negatif, positron memiliki muatan positif. Ketika materi dan antimateri bertemu, mereka akan musnah dan akan melepaskan energi yang besar. Berikut enam fakta menarik tentang antimateri. 1.     Penemuan Antimateri Antimateri pertama kali dikemukakan oleh seorang fisikawan Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Melalui turunan persamaannya, dia menjelaskan adanya elektron yang bermuatan negatif berinteraksi dengan elektron yang bermuatan positif. Menurut dia masih ada partikel yang belum dikenal oleh manusia di alam semesta ini. 2.     Keberadaan antimateri di alam semesta Keberadaan antimateri di alam semesta masih menjadi tanda tanya. Sampai saat i...

KOMODITI EKSPOR PERIKANAN INDONESIA

KOMODITI EKSPOR PERIKANAN INDONESIA Doc. LPM AQUA Malang, LPM AQUA -Selasa (21/12/2021) Pandemi Covid-19 diklaim sebagai penyebab utama disrupsi perdagangan dunia saat ini, tidak terkecuali perdagangan produk perikanan dimana total nilai ekspor produk perikanan global mencapai USD152 miliar atau turun 7% dibanding 2019. Namun, di saat seluruh eksportir utama produk perikanan juga mengalami penurunan nilai ekspor, kabar baiknya ekspor produk perikanan Indonesia justru mengalami peningkatan dan Indonesia naik 2 peringkat menjadi berada di posisi 8 sebagai eksportir utama produk perikanan dunia tahun 2020. Berdasarkan data yang dirilis oleh ITC Trademap , nilai ekspor produk perikanan Indonesia tahun 2020 mencapai USD5,2 miliar atau tumbuh positif 5,7% dibandingkan tahun 2019. Berbanding terbalik dengan Indonesia, sebagian besar negara eksportir utama produk perikanan dunia mengalami penurunan cukup siginifikan dibanding 2019, seperti Tiongkok turun 7,8%, Norwegia turun 7,5%, Vietnam turu...