Langsung ke konten utama

BERITA: PASANGAN CALON NOMOR URUT 2 MEMENANGKAN PEMILWA FPIK UB 2021

 Pasangan Calon Nomor Urut 2 Memenangkan PEMILWA FPIK UB 2021

(Sumber: Doc. AQUA)

Malang, LPM AQUA-Rabu (26 Januari 2022), Rangkaian acara PEMILWA FPIK UB telah di penghujung acara. Sejak tanggal 5 Januari 2022 yang merupakan acara sosialisasi PEMILWA FPIK 2022, hingga tepat tanggal 26 Januari 2022, merupakan hari pemilihan PEMILWA FPIK 2021. Pasangan calon nomor urut 1 yaitu Muhammad Iqbal Maghribi Jenned sebagai calon presiden BEM FPIK periode 2022/2023, bersama pasangannya yaitu Aliffudin Wahyu Pratama sebagai calon wakil presiden BEM FPIK periode 2022/2023, dan pasangan calon nomor urut 2 yaitu Ramadhan Bimo Abikusuma sebagai calon presiden BEM FPIK periode 2022/2023, bersama pasangannya yaitu Dewa Sukma Trinanda Adhytia sebagai calon wakil presiden BEM FPIK periode 2022/2023. Kedua pasangan calon ini telah memberikan kemampuan terbaik mereka pada saat debat terbuka. Mulai dari banyaknya terobosan baru yang akan dilakukan sebagai upaya penyelesaian berbagai masalah di lingkup internal maupun eksternal FPIK.

Berdasarkan informasi yang diperoleh tim redaksi LPM AQUA, sebanyak 3814 mahasiswa aktif FPIK berhak memberikan hak suara dalam PEMILWA 2021. Proses pemilihan berlangsung pada laman resmi https://pemira.ub.ac.id,  yang dimulai pukul 08.00-16.00 WIB. Namun, informasi dari laman instagram story @pemilwafpik, terdapat kendala teknis pada web pemungutan suara, sehingga pemungutan suara diperpanjang hingga pukul 16.30 WIB.

“Saat ini sedang terjadi kendala teknis pada web sistem pemungutan suara di seluruh fakultas penyelenggara PEMILWA pada tanggal 26 Januari 2022. Kepada seluruh warga FPIK yang belum menyalurkan suaranya dapat menunggu info lebih lanjut melalui laman media sosial PEMILWA FPIK UB 2021/2022” , informasi yang dikutip dari laman instagram story PEMILWA FPIK UB 2021/2022.

Hasil pemungutan suara dibagikan pada laman instagram story @pemilwafpik, tercatat pasangan calon nomor urut 1 yaitu Muhammad Iqbal Maghribi Jenned dan Aliffudin Wahyu Pratama, memperoleh hasil sebanyak 741 suara, dan pasangan calon nomor urut 2 yaitu Ramadhan Bimo Abikusuma dan Dewa Sukma Trinanda Adhytia, memperoleh hasil sebanyak 1641 suara. Hasil perolehan suara juga tercatat abstain sebanyak 28 suara. Artinya, 1460 dari 3814 mahasiswa tidak memberikan hak suaranya dalam PEMILWA FPIK UB 2021. Berdasarkan hasil ini pasangan calon nomor urut 2 unggul 713 suara dibandingkan dengan pasangan calon nomor urut 1.

Hasil akhir PEMILWA FPIK UB 2021, yaitu Ramadhan Bimo Abikusuma sebagai Presiden BEM FPIK UB 2022 dan Dewa Sukma Trinanda Adhytia sebagai Wakil Presiden BEM FPIK UB 2022.

(Sumber: AQUA)

“Pesannya, semoga BEM FPIK dapat menjadi lembaga yang mampu untuk tetap mendengarkan aspirasi warga FPIK sekaligus menjadi tonggak keadalian sehingga menjadikan FPIK maju”, ucap seorang mahasiswi yang disembunyikan identitasnya (tda).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri

  Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri Pernah mendengar tentang antimateri? Antimateri merupakan antipartikel atau kebalikan dari partikel yang menyusun materi biasa, salah satu contohnya yaitu positron yang merupakan antimateri dari elektron. Tidak seperti elektron yang bermuatan negatif, positron memiliki muatan positif. Ketika materi dan antimateri bertemu, mereka akan musnah dan akan melepaskan energi yang besar. Berikut enam fakta menarik tentang antimateri. 1.     Penemuan Antimateri Antimateri pertama kali dikemukakan oleh seorang fisikawan Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Melalui turunan persamaannya, dia menjelaskan adanya elektron yang bermuatan negatif berinteraksi dengan elektron yang bermuatan positif. Menurut dia masih ada partikel yang belum dikenal oleh manusia di alam semesta ini. 2.     Keberadaan antimateri di alam semesta Keberadaan antimateri di alam semesta masih menjadi tanda tanya. Sampai saat i...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...