Langsung ke konten utama

FUN FACT: FAKTA BIOTA LAUT DALAM

Fakta Biota Laut Dalam

Francesco Ungaro_pexels.com

Malang, LPM AQUA-Kamis (12/01/2022) Ikan atau biota laut dalam merupakan istilah yang umum atau kolektif bagi para ikan yang berhabitat dalam suatu kegelapan yang berada di bawah suatu permukaan perairan yang mana disinari matahari, yaitu berada di bawah zona epipelagik atau pun zona fotik di lautan.

Biota ikan yang berada di laut dalam merupakan makhluk yang cukup unik dan sukar untuk dipahami di dunia ini. Kegelapan bawah laut yang kurang diketahui ternyata menyimpan makhluk unik yang belum di ketahui dan pelajari.

Berbagai jenis ikan yang berhabitat di wilayah yang tiada penerangan alami, biota tersebut mustahil hanya menggunakan indera penglihatan dalam mencari mangsa ataupun pasangan, serta menghindari predator. Namun, kini biota laut dalam sudah berevolusi untuk daerah sub-fotografis ekstrim di habitat mereka tempati.

Sejumlah biota laut dapat ber-bioluminesensi, menggunakan mata cukup besar yang dapat beradaptasi dengan kegelapan bawah laut. Biota laut bioluminesensi dapat menciptakan cahaya yang mana secara biologis dari agitasi molekul luciferin, yang dapat menciptakan cahaya.

Biota laut dalam ini umumnya berada di daerah mesopelagik dan daerah bawahnya sekitar 200m ke bawah.

Umumnya ikan atau biota laut dalam mempunyai photophores-sel glandular yang mampu menciptakan cahaya yang terdapat pada bakteri bercahaya dengan batas warna gelap.

Kemampuan menciptakan suatu cahaya hanya memerlukan 1% dari energi dan mempunyai banyak kegunanaan diantaranya mencari pakan dan menarik perhatian mangsa, seperti anglerfish yang mendominasi daerah dengan melakukan patroli; berhubungan dan mencari pasangan; dan mengalihkan predator ataupun membutakan predator dalam waktu singkat agar dapat melarikan diri.

Daerah mesopelagik atau daerah dengan cahaya yang masih dapat masuk menembusnya, sejumlah biota kadang melakukan penyamaran dari predator di bagian bawah biota lain dengan menerangi daerah perut mereka dengan cara menyamakan warna juga intensitas cahaya dari atas sehingga tidak terdapat bayangan yang dipantulkan. Strategi ini disebut sebagai sebagai counter illumination.

Biota laut dalam memerlukan penyesuaian diri untuk bertahan dalam kelangsungan hidupnya. Sejumlah biota laut dalam mempunyai antena panjang yang dapat membantu dalam mencari mangsa atau menarik perhatian pasangan di daerah laut dalam yang gelap. Anglerfish menyesuaikan diri dengan mempunyai tangkai menyerupai pancing panjang yang cukup menonjol dari wajahnya, pada ujungnya ada kulit yang bercahaya yang dapat menggeliat seperti halnya cacing untuk memancing suatu mangsanya.

Sejumlah biota ikan laut dalam, mengkonsumsi mangsanya dengan ukuran yang relatif sama atau bahkan lebih besar dari mereka sehingga biota laut dalam memerlukan adaptasi untuk dapat mencernanya.

Gulper eel yaitu salah satu dari organisme atau biota laut dalam yang menunjukkan karakteristik dengan gigi tajam yang cukup besar, rahang yang berengsel, mulut besar yang kurang proporsional, dan tubuh yang memungkinkan untuk dapat diperluas. Karakteristik tersebut yang dipunyai oleh biota laut dalam untu mempertahankan kelangsungan hidupnya. (anw)

 

Sumber :

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Ikan_laut_dalam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri

  Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri Pernah mendengar tentang antimateri? Antimateri merupakan antipartikel atau kebalikan dari partikel yang menyusun materi biasa, salah satu contohnya yaitu positron yang merupakan antimateri dari elektron. Tidak seperti elektron yang bermuatan negatif, positron memiliki muatan positif. Ketika materi dan antimateri bertemu, mereka akan musnah dan akan melepaskan energi yang besar. Berikut enam fakta menarik tentang antimateri. 1.     Penemuan Antimateri Antimateri pertama kali dikemukakan oleh seorang fisikawan Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Melalui turunan persamaannya, dia menjelaskan adanya elektron yang bermuatan negatif berinteraksi dengan elektron yang bermuatan positif. Menurut dia masih ada partikel yang belum dikenal oleh manusia di alam semesta ini. 2.     Keberadaan antimateri di alam semesta Keberadaan antimateri di alam semesta masih menjadi tanda tanya. Sampai saat i...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...