Langsung ke konten utama

INFOGRAFIS: PALUNG MARIANA

Palung Mariana

Doc. LPM AQUA

Malng, LPM AQUA-Selasa (01/02/2022) Palung Mariana, atau Palung Marianas adalah palung yang paling dalam yang diketahui terletak di dasar laut sebelah timur kepulauan Mariana barat Samudra Pasifik dekat dengan Jepang dan pulau Guam, dan lokasi terdalamnya berada di kerak Bumi. Palung ini terletak di dasar barat laut Samudra Pasifik, sebelah timur Kepulauan Mariana di 11° 21' Lintang Utara dan 142° 12' Bujur Timur, dekat juga dengan negara Jepang. Palung ini merupakan batasan di mana dua lempeng tektonik bertemu, zona subduksi di mana Lempeng Pasifik disubduksi di bawah Lempeng Filipina. Kedalaman dari palung ini jauh di bawah permukaan laut, lebih jauh dari ketinggian Gunung Everest di atas permukaan laut.

Palung ini memiliki kedalaman maksimum 10.927 - 11.035 meter (35.798 kaki) di bawah permukaan laut atau sekitar 35 kali ketinggian menara Eiffel. Meskipun begitu, mengingat palung terletak di khatulistiwa dan Bumi makin menggelembung, jadi tidak sedalam palung di Atlantik. Bentuk Palung Mariana seperti huruf V, dan membentang sepanjang 2.550 km dan lebar 63 meter dari Pasifik hingga timur pulau Mariana. Palung Mariana terbentuk sekitar 180 juta tahun lalu akibat adanya tabrakan kuat antara lempeng tektonik Pasifik dan lempengan Filipina. Tabrakan tersebut akhirnya menciptakan titik yang lapisannya jatuh ke dalam lapisan mantel Bumi.

Pertama kali diteliti pada tahun 1875 oleh kapal Angkatan Laut Britania, Challenger II, menggunakan kapal selam bernama Trieste dan memberikan nama titik terdalam dari palung tersebut Kedalaman Challenger.Menggunakan gema suara, Challenger II mengukur kedalam 5.960 fathom (10.900 m) pada 11° 19' U, 142° 15' T. Penyuaraan ini diulang berkali-kali menggunakan "earphone" untuk mendengar sinyal yang kembali ketika "stylus" melewati skala kedalaman "graduated", sementara itu ketika pengukuran waktu kecepatan mesin gema-suara, sebuah bagian yang diperlukan dari proses ini, ditangani dengan "stopwatch". Untuk alasan ini dianggap cukup berhati-hati untuk mengurangi satu skala divisi (20 fm) ketika mengumumkan resmi kedalaman baru 5.940 fm (10.863 m).

Palung Mariana merupakan bagian dari sistem subduksi Izu-Bonin-Mariana yang membentuk batas antara dua lempeng tektonik. Dalam sistem ini, tepi barat salah satu lempeng, Lempeng Pasifik, disubduksi (yaitu, dorongan) di bawah Lempeng Mariana yang lebih kecil yang terletak di barat. Materi kerak di tepi barat Lempeng Pasifik adalah sebagian dari kerak samudera tertua di bumi (hingga 170 juta tahun), dan karenanya, lebih dingin dan lebih padat; oleh karena itu perbedaan ketinggiannya yang besar relatif terhadap Lempeng Mariana yang berkuda lebih tinggi (dan lebih muda). Area terdalam di batas lempeng adalah Palung Mariana. Pergerakan lempeng Pasifik dan Mariana juga secara tidak langsung bertanggung jawab atas pembentukan Kepulauan Mariana. Pulau-pulau vulkanik ini disebabkan oleh pelelehan fluks pada mantel atas akibat keluarnya air yang terperangkap dalam mineral-mineral dari bagian subduksi Lempeng Pasifik. (aa)



Sumber:

Priyambodo, U. 202. https://nationalgeographic.grid.id/read/132672659/kesaksian-penyelam-soal-kehidupan-di-palung-mariana-laut-tedalam-bumi?page=all. Diakses pada 23 Januari 2022 Pukul 22.02 WIB

Kompas.com. 2021. https://www.kompas.com/sains/read/2021/04/26/123000523/jadi-titik-terdalam-di-bumi-berapa-kedalaman-palung-mariana-?page=all. Diakses pada 23 Januari Pukul 20.07 WIB

Komentar