Langsung ke konten utama

Ngopi Santuy #11

 Ngopi Santuy #11 : Lebih Dekat dengan Anggota  Inti LPM AQUA

Moderator       : Elita Lailatul M.
Narasumber    : Mutahassin Bilhaq, Silvia Devi Anggraini, Putri Aulia Witasya
Hari/Tanggal   : Jumat, 27 Agustus 2021


Pada kegiatan Ngopi Santuy edisi 11 ini, LPM AQUA menghadirkan narasumber yang merupakan anggota inti dari LPM AQUA yaitu kak Mutahassin Bilhaq selaku Pemimpin Umum LPM AQUA, kak Silvia Devi Anggraini selaku Sekretaris dan kak Putri Aulia Witasya. Kak Mutahassin Bilhaq atau yang biasa dikenal dengan sebutan Kak Ebil ini adalah mahasiswa Agrobisnis Perikanan angkatan 2018 yang telah bergabung dengan LPM AQUA terhitung sejak tahun 2018. Berawal dari stiker yang ingin ditempel di laptop hingga "ikut temen" membuat kak Ebil lama kelamaan menjadi nyaman dengan Keluarga Besar LPM AQUA. Selanjutnya kak Silvia Devi Anggraini atau yang biasa dikenal dengan kak Silvi adalah salah satu mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan angkatan 2018. Kak Silvi bergabung dengan Keluarga Besar LMP AQUA selama 1 tahun dan alasan kak Silvi tertarik bergabung dengan LPM AQUA adalah karena ketertarikan kak Silvi pada bidang jurnalistik dan ingin mengembangkan minatnya tersebut di LPM AQUA. Anggota inti LPM AQUA selanjutnya adalah kak Putri Aulia Witasya atau yang biasa dikenal dengan kak Putri adalah salah satu mahasiswa Manajemn Sumberdaya Perikanan angkatan 2018. Kak Putri bergabung dengan keluarga besar LPM AQUA selama 3 tahun. Awal kak Putri tertarik dengan LPM AQUA adalah yang pertama karena ketertarikannya di bidang kepenulisan dan dengan bergabung dengan LPM AQUA dirasa mampu memperdalam minatnya dibidang kepenulisan ini.

Perjalanan para anggota inti LPM AQUA hingga pada posisi saat ini telah dipaparkan dalam Live Instagram LPM AQUA pada hari Jumat, 27 Agustus 2021. Pada pemaparan Pemimpin Umum LPM AQUA kak Ebil menjelaskan perjalanannya hingga sampai pada posisi Pemimpin Umum diawali dengan tahun 2018 pada awal pertama kali bergabung dengan LPM AQUA di divisi desain, kemudian pada tahun 2019 kak Ebil diajak oleh teman-temannya untuk bertemu dengan pengurus PPMI kota Malang. Sejak saat itu kak Ebil mulai di bimbing untuk menjadi Pemimpin Umum walaupun pengalamannya belum mumpuni dalam LPM AQUA. Selanjutnya pengalaman kak Silvi mengenai perjalanannya hingga sampai pada posisi Sekretaris LPM AQUA  adalah diawali dengan pendaftarannya menjadi staff LPM AQUA tahun 2019 kemudian terjadi perombakan orientasi oleh Pemimpin Umum . 

Tugas kak Ebil selaku staff inti (Pemimpin Umum) adalah memastikan LPM AQUA berjalan baik dan benar sebagaimana mestinya, posisi Pemimpin Umum dan Pemimpin Redaksi memiliki posisi yang setara tetapi Pemimpin Umumlah yang bertanggungjawab atas perkembangan LPM AQUA. Tugas dari kak Putri selaku bendahara adalah mengatur pemasukan dan pengeluaran lembaga.

Event yang paling berkesan dalam benak kak Ebil adalah saat peliputan Raja Brawijaya secara offline pada tahun 2019 menggunakan PDH dan id card Raja Brawijaya serta bergabung menyaksikan secara langsung proses Ospek mahasiswa baru 2019 merupakan pengalaman yang tidak dapat dilupakan oleh kak Ebil. Sedangkan event yang paling berkesan menurut kak Putri adalah peliputan Raja Brawijaya pada tahun 2019 dan itu adalah pertama kali peliputan kak Putri. Sepemikiran juga dengan kak Ebil dan kak Putri, pengalaman berkesannya saat offline adalah melakukan peliputan ospek.

Seluruh kegiatan di LPM AQUA yang beralih dari offline ke online membuat banyak kegiatan yang harus dihilangkan sementara untuk saat ini. Menurut kak Ebil kegiatan yang dihilangkan sementara adalah hilangnya kebersamaan antar anggota LPM AQUA yang biasanya sekadar ngobrol santai. Liputan demonstrasi bersama LPM lain yang seru dan berkesan. 

Kesibukan anggota Inti LPM AQUA khususnya kak Putri saat masa online ini adalah magang, kuliah dan menjalankan tugasnya di LPM AQUA selaku bendahara. Sedangkan kegiatan kak Ebil saat masa online sekarang ini adalah kuliah secara daring.

Cara membagi waktu menurut kak Ebil adalah kita harus tau apa saja hal yang ingin kita capai dan yang ingin kita kerjain. List dulu 25 kegiatan yang akan kita kerjakan/yang ingin kita capai kemudian kerajan 5 kegiatan teratas agar mendapatkan hasil yang maksimal karena jika semua hal itu dikerjakan semua maka hasil yang didapat tidak akan memuaskan. Kemudian manajemen waktu yang harus diperhatikan dan harus tau tanggungjawab kita, yan terpenting adalah disiplin waktu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...

INFOGRAFIS: MENGENAL SKEMA BLUE ECONOMY

MENGENAL SKEMA BLUE ECONOMY Doc. LPM AQUA Malang, LPM AQUA- Kamis (02/12/2021) Pada kondisi sekarang ini Indonesia sedang marak-maraknya berupaya membangun perekonomian di segala bidang. Utamanya di bidang kelautan dan perikanan yang memiliki potensi besar baik dalam sektor potensi hasil keanekaragaman hayati maupun pariwisata. Baru ini sektor kelautan dan perikanan Indonesia digambarkan sebagai salah satu faktor pengungkit perekonomian. Oleh sebab itu, KKP berkolaborasi bersama Rebublik Seychelles pada tanggal 30 November dengan rancangan kerjasama dan investasi berbasis " Blue Economy ". Blue Economy atau ekonomi biru sendiri merupakan sebuah skema baru untuk mempelopori masa depan dunia kelautan dan perikanan yang lebih maju, strategis, dan berkualitas. Dalam proses pengembangannya, terdapat wacana oleh KKP yang bekerja sama dengan Republik Seychelles di beberapa bidang kelautan dan perikanan dalam upaya terwujudnya keseimbangan ekologi dan ekonomi serta inovasi teknologi...