Langsung ke konten utama

HARIAN AQUA (Vol. 25): DUTA FPIK UB 2022: SATYA KASTAWA

Duta FPIK UB 2022: Satya Kastawa

(Sumber: Dok. LPM AQUA)

Malang, LPM AQUA-Senin (27/06/2022) Duta FPIK merupakan salah satu program kerja dari Kementerian Pengembangan Sumber Daya Mahasiswa BEM FPIK 2022 yang memfasilitasi mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang ada dalam dirinya melalui beberapa tahapan seleksi dan menjadi langkah awal mahasiswa sebagai wujud representatif dalam ajang sejenis, baik di dalam maupun di luar kampus. Duta FPIK merupakan program kerja atau proker yang berkelanjutan. Duta FPIK ini merupakan salah satu cara membangkitkan kembali pengembangan di minat bakat bagi para mahasiswa dan mahasiswi FPIK UB.

Duta FPIK terakhir kali diselenggarakan pada tahun 2019 sebelum pandemi kemudian dilaksanakan kembali pada tahun 2022. Tidak dilaksanakannya Duta FPIK tahun 2020 dan 2021 dikarenakan situasi yang kurang mendukung sebab masih tingginya angka pandemi di Indonesia, khususnya di Kota Malang. Rangkaian acara Duta FPIK 2022 ini dilaksanakan secara hybrid, yang mana keseluruhan rangkaian acara berjalan kurang lebih selama satu bulan. Rangkaian acara yang harus dilalui oleh finalis Duta FPIK dimulai dari seleksi tulis, seleksi interview, karantina hingga grand final.

(Sumber: Dok. LPM AQUA)

“Rangkaian acara yang berjalan selama 1 bulan ini berjalan dengan sukses dan sesuai seperti yang diharapkan dan juga mungkin output-nya sudah pas untuk Putra-Putri Brawijaya,” ujar Firyal Taufik selaku Ketua Pelaksana Duta FPIK 2022.

“Yang mana untuk karantina itu online dan untuk malam grand final-nya dilaksanakan secara offline,” sambung Firyal Taufik.

Setelah melewati beberapa rangkaian acara dan seleksi, selanjutnya didapatkan 6 pasangan finalis Duta FPIK UB 2022 yang lolos pada tahap grand final, yaitu:

  1. Muhammad Azka Dzikri Firdausi dari Ilmu Kelautan dengan pasangan Afisina Rounaqi Binurilah dari Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan
  2. Ray Farandi dari Ilmu Kelautan dengan Almira Daffa Rafidah dari Ilmu Kelautan
  3. Rayhanz Fajar Fadila dari Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan dengan Ervina Shinta Dewi dari Budidaya Perairan
  4. Ramzan Rasyiful Fikri dari Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan dengan Melinda Nahwa Firdaus dari Manajemen Sumber Daya Perairan
  5. Syaifullah Al-Barqie dari Teknologi Hasil Perikanan dengan Rachel Tabitha Juvinka dari Manajemen Sumber Daya Perairan
  6. Viga Ballacka Irawan dari Pemanfaatan Sumber Daya Perikanan dengan Vivi Putri Ismawati dari Agrobisnis Perikanan.

Malam Grand Final Duta FPIK 2022 diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Bangsa Indonesia Indonesia Raya dan dilanjutkan oleh sambutan-sambutan, beberapa diantaranya adalah Wakil Dekan III, Ketua Pelaksana Duta FPIK 2022, dan Presiden BEM FPIK. Slain itu, Malam Grand Final Duta FPIK 2022 juga dihadiri oleh Duta Lingkungan Indonesia 2021, Mbakyu Kota Malang 2019, Putra Putri Brawijaya 2021, serta Duta FPIK 2019. Malam Grand Final berjalan dengan perkenalan para pasangan finalis Duta FPIK UB 2022 dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan para finalis Duta FPIK UB 2022.

(Sumber: Dok. LPM AQUA)

Malam Grand Final Duta FPIK UB 2022 Satya Kastawa yang dilaksanakan pada hari Rabu 22 Juni 2022 pada akhirnya didapatkan pemenang Duta FPIK UB 2022 yang jatuh kepada pasangan Syaifullah Al-Barqie dan Erviana Shinta Dewi sebagai juara pertama Duta FPIK UB 2022. Juara kedua Duta FPIK UB 2022 didapatkan oleh Ramzan Rashiful Fikri dengan Rachel Tabita Juvinka. Sedangkan juara ketiga dipegang oleh Rayhanz Fajar Fadilla dengan Melinda Nahwa Firdausi dan juara favorit yaitu Vivi Putri Ismawati sebagai juara favorit Duta FPIK UB 2022.

(Sumber: Dok. LPM AQUA)

Apa saja persiapan yang dilakukan oleh finalis Duta FPIK 2022?

“Persiapan materi fakultas, materi perikanan ilmu kelautan di Indonesia, dan juga cara kita bersosialisasi dengan masyarakat juga mahasiswa” Jelas kak Erviana Shinta Dewi sebagai juara pertama Duta FPIK UB 2022.

“Untuk persiapan semua mempersiapkan diri dengan matang. Semua sudah berusaha dengan baik dan alhamdulillah memperoleh hasil yang baik juga,ujar Ramzan Rashiful Fikri sebagai juara kedua Duta FPIK 2022.

Lalu, bagaimana perasaan dan harapan mereka setelah terpilih menjadi Duta FPIK 2022?

(Sumber: Dok. LPM AQUA)

“Bangga dan tidak menyangka terpilih menjadi Duta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya tahun 2022, tapi di balik itu semua banyak yang memberikan support sehingga saya dapat mencapai titik ini dan saya berterima kasih juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.” Tutur kak Erviana Shinta Dewi sebagai juara pertama Duta FPIK UB 2022.

“Semoga ke depannya kami bisa memberikan yang terbaik untuk Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya,” ujar Ramzan Rashiful Fikri juara kedua Duta FPIK UB 2022. (anw)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri

  Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri Pernah mendengar tentang antimateri? Antimateri merupakan antipartikel atau kebalikan dari partikel yang menyusun materi biasa, salah satu contohnya yaitu positron yang merupakan antimateri dari elektron. Tidak seperti elektron yang bermuatan negatif, positron memiliki muatan positif. Ketika materi dan antimateri bertemu, mereka akan musnah dan akan melepaskan energi yang besar. Berikut enam fakta menarik tentang antimateri. 1.     Penemuan Antimateri Antimateri pertama kali dikemukakan oleh seorang fisikawan Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Melalui turunan persamaannya, dia menjelaskan adanya elektron yang bermuatan negatif berinteraksi dengan elektron yang bermuatan positif. Menurut dia masih ada partikel yang belum dikenal oleh manusia di alam semesta ini. 2.     Keberadaan antimateri di alam semesta Keberadaan antimateri di alam semesta masih menjadi tanda tanya. Sampai saat i...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...