Langsung ke konten utama

HARIAN AQUA (Vol. 37): GENGGAM BERSAMA, ASA MARITIM INDONESIA

Genggam Bersama, Asa Maritim Indonesia

(Sumber: Instagram AEMPIKSI)

Malang, LPM AQUA-Senin (17/10/2022) Seminar Nasional AEMPIKSI IX 2022 “Tekad Mewujudkan Mimpi Blue Economy dalam Perikanan Terukur untuk Indonesia Maju 2030” telah sukses diselenggarakan pada hari Sabtu, 14 Oktober 2022.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan seminar nasional AEMPIKSI IX, pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya, menyanyikan MARS FPIK UB, lalu dilanjutkan oleh sambutan-sambutan, sambutan ketua pelaksana, sambutan presiden BEM FPIK UB, serta sambutan Prof. Dr. Ir. Maftuch, M. Si Dekan FPIK UB, beliau meresmikan pembukaan Seminar Nasional AEMPIKSI IX.

Seminar dilanjutkan dengan penyampaian materi istimewa oleh Dr. Agus Suherman, S.Pi., M.Si selaku Ketua Tim Percepatan Penangkapan Ikan Terukur Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Dilanjutkan dengan penyampaian materi luar biasa kedua oleh Dr. Kusdiantoro, S.Pi, M.Sc, beliau selaku Sekretaris Bada Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan.

Seminar dilanjutkan dengan penyampaian materi spesial oleh Bapak Ir. Andi Rusandi, M.Si selaku Ditjen PRL KKP. Beliau menyampaikan tentang implementasi ekonomi biru, akan tantangan, kebijakan, dan juga target baik dari segi pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau kecil, pengelolaan sampah laut, serta bagaimana konservasi dapat mendukung Blue Economy. Beliau juga menuturkan akan upaya yang diperlukan dalam konservasi yaitu konservasi ekosistem, konservasi genetik, dan konservasi jenis.

Blue Economy guna menyeimbangkan ekonomi dan ekologi.” ungkap Pak Andi Rusandi.

Pemaparan materi hebat berikutnya disampaikan oleh bapak M. Zulficar Mochtar selaku direktur Ocean Solution Indonesia atau OSI. Beliau menyampaikan tentang diskusi Blue Economy untuk perikanan.

Blue Economy merupakan inisiatif ekonomi yang dilakukan supaya tidak terjadi waste,” ujar Pak Zulficar.

Pemateri luar biasa selanjutnya oleh Bapak Andi Kurniawan, X.Pi., M.Eng., D.Sc, Wakil Dekan  Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Beliau menyampaikan tentang See The Sea serta tantangan penting yaitu memahami dan manage diberbagai aspek kelautan sehingga menjadi lebih baik. Terutama pentingnya inovasi teknologi dan memahami sustainable manajemen kelautan dengan manajemen kolaborasi.

Setelah semua penyampaian materi dilanjutkan dengan rangkaian penutupan Seminar Nasional AEMPIKSI IX dengan penyampaian harapan mahasiswa oleh perwakilan mahasiswa. (anw)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri

  Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri Pernah mendengar tentang antimateri? Antimateri merupakan antipartikel atau kebalikan dari partikel yang menyusun materi biasa, salah satu contohnya yaitu positron yang merupakan antimateri dari elektron. Tidak seperti elektron yang bermuatan negatif, positron memiliki muatan positif. Ketika materi dan antimateri bertemu, mereka akan musnah dan akan melepaskan energi yang besar. Berikut enam fakta menarik tentang antimateri. 1.     Penemuan Antimateri Antimateri pertama kali dikemukakan oleh seorang fisikawan Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Melalui turunan persamaannya, dia menjelaskan adanya elektron yang bermuatan negatif berinteraksi dengan elektron yang bermuatan positif. Menurut dia masih ada partikel yang belum dikenal oleh manusia di alam semesta ini. 2.     Keberadaan antimateri di alam semesta Keberadaan antimateri di alam semesta masih menjadi tanda tanya. Sampai saat i...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...