Langsung ke konten utama

Selain Indonesia, 5 Negara Ini Juga Pernah Dijajah Belanda

Selain Indonesia, 5 Negara Ini Juga Pernah Dijajah Belanda

 Oleh : Mutahassin Bilhaq-idntimes

(Sumber : histori.id)

Sejarah kelam mencatat negara ini pernah dijajah oleh Belanda selama kurang lebih 350 tahun, sebelum akhirnya merdeka pada 17 Agustus 1945. Selama kurun waktu 350 tahun itu, Indonesia banyak sekali mengalami penderitaan yang mungkin tidak terlupakan, jangan lupakan juga kekayaan alam negeri ini yang diambil oleh para penjajah.  Indonesia bukanlah satu-satunya negara yang pernah dijajah Belanda. Berikut 5 negara yang senasib dengan kita.

1. Brazil 

(Sumber : internations.org)

Negara yang sukses menyelenggarakan olimpiade musim panas tahun 2016 ini, ternyata juga pernah dijajah oleh Belanda. Negara ini jatuh ke tangan Belanda setelah sebelumnya dikuasai Portugis yang direbut melalui peperangan yang sengit. Wilayah ini menjadi tanah jajahan Belanda pada tahun 1630-1654. Namun, kembali ke tangan Portugis setelah kembali terjadi perang besar yang membuat Belanda merugi.

2. India 

(Sumber : theculturetrip.com)

Negara dengan salah satu populasi penduduk terpadat di dunia ini juga pernah diduduki kolonial Belanda, mereka melakukan ekspansi sekitar abad ke-17 dan sampai ke India. India berada di tangan Belanda mulai dari tahun 1605 sampai 1825. Sebelum akhirnya Belanda harus merelakan India jatuh ke tangan Inggris pada abad ke-19.

3. Suriname

(Sumber : reddit.com)

Suriname merupakan daerah yang terletak di Amerika Selatan. Wilayah ini dikuasai oleh kolonial Inggris sebelum akhirnya kalah dari Belanda pada perang Anglo-Dutch II dan harus menyerahkan Suriname ke tangan Belanda. Belanda menduduki Suriname mulai tahun 1668 sampai tahun 1905. Di Suriname, terkenal banyak orang yang berasal dari Suku Jawa. Hal ini karena Belanda mengirim orang-orang Jawa untuk dipekerjakan di sana.

4. Afrika Selatan

(Sumber : kuoni.co.uk)

Di Benua Afrika, Afrika Selatan menjadi negara yang pernah diduduki Belanda. Sebelum jatuh ke tangan Belanda, daerah ini merupakan daerah kekuasaan Portugis. Daerah ini menjadi aset yang sangat berharga bagi Belanda, karena wilayah ini sering dijadikan tempat transit kapal-kapal Eropa yang hendak menuju Benua Asia. Belanda menguasai Afrika Selatan selama 2 periode, yaitu pada tahun 1652-1795 serta tahun 1802-1806.

5. Malaka 

(Sumber : thebridedept.com)

Malaka yang saat ini kita kenal sebagai Malaysia, juga pernah menjadi tanah jajahan Belanda. Belanda menduduki Malaka dalam 2 periode, periode pertama pada tahun 1641-1795 dan untuk kedua kalinya pada tahun 1818-1825. Wilayah ini juga menjadi daerah yang diperebutkan oleh Inggris karena letaknya yang sangat strategis. Itulah 5 negara yang pernah dijajah oleh Belanda, bagaimana pendapatmu? Semoga informasi di atas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kamu ya.

Pernah terbit di idntimes



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...

INFOGRAFIS: MENGENAL SKEMA BLUE ECONOMY

MENGENAL SKEMA BLUE ECONOMY Doc. LPM AQUA Malang, LPM AQUA- Kamis (02/12/2021) Pada kondisi sekarang ini Indonesia sedang marak-maraknya berupaya membangun perekonomian di segala bidang. Utamanya di bidang kelautan dan perikanan yang memiliki potensi besar baik dalam sektor potensi hasil keanekaragaman hayati maupun pariwisata. Baru ini sektor kelautan dan perikanan Indonesia digambarkan sebagai salah satu faktor pengungkit perekonomian. Oleh sebab itu, KKP berkolaborasi bersama Rebublik Seychelles pada tanggal 30 November dengan rancangan kerjasama dan investasi berbasis " Blue Economy ". Blue Economy atau ekonomi biru sendiri merupakan sebuah skema baru untuk mempelopori masa depan dunia kelautan dan perikanan yang lebih maju, strategis, dan berkualitas. Dalam proses pengembangannya, terdapat wacana oleh KKP yang bekerja sama dengan Republik Seychelles di beberapa bidang kelautan dan perikanan dalam upaya terwujudnya keseimbangan ekologi dan ekonomi serta inovasi teknologi...