Langsung ke konten utama

 5 Tempat di Bumi dengan Malam Terpanjang, Sampai Berhari-hari!

Oleh : Mutahassin Bilhaq 

         

(Sumber : reddit.com)

Adanya siang dan malam merupakan akibat dari rotasi bumi. Di Indonesia sendiri, lamanya waktu siang dan malam tidak jauh berbeda. Tetapi, beberapa tempat di belahan bumi memiliki waktu malam yang sangat panjang hingga berhari-hari. Peristiwa ini disebut polar night atau malam kutub, di mana keadaan malam hari berlangsung lebih dari 24 jam. Polar night hanya terjadi di lingkaran kutub, hal ini juga dipengaruhi oleh revolusi bumi, di mana bumi bergerak dengan kemiringan hingga membentuk sudut 23,50 derajat. Berikut 5 tempat di bumi yang mengalami polar night.

1.            Kuusamo di Finlandia

(Sumber : avia.lt)

Kuusamo merupakan salah satu kota yang berada di Finlandia, terletak di wilayah Ostrobothnia Utara. Kota ini memiliki luas 5.808,92 kilometer persegi. Daerah ini merupakan resort ski yang populer di Finlandia. Salah satu resort ski terbesar di Finlandia, Ruka, terletak di sini. Kuusamo memiliki malam yang panjang di musim dingin, daerah ini bisa tidak melihat matahari hingga 200 hari.

 2.            Tromso di Norwegia

(Sumber : wexas.com)

Tromso merupakan salah satu kota yang terletak di Norwegia bagian utara. Daerah ini memiliki luas total 2.520,11 kilometer persegi, yang terluas ke-18 di Norwegia. Kota ini lebih hangat daripada kebanyakan tempat lain di garis lintang yang sama. Selain tempat yang bagus untuk melihat aurora, Tromso juga mengalami polar night. Dari November sampai Januari, kota ini tidak bisa melihat matahari terbit.

 3.         Utqiagvik di Alaska

(Sumbe : commons.wikimedia.org)

Kota yang sebelumnya bernama Barrow ini merupakan kota terbesar serta ibu kota North Slope Borough di negara bagian Alaska, Amerika Serikat. Utqiagvik terletak di sebelah utara lingkar arktik. Kota yang memiliki luas 55,68 kilometer persegi ini juga mengalami polar night. Setiap tahunnya, mereka tidak bisa melihat matahari selama 65 hari mulai dari November hingga Januari.

4.                  Inuvik di Kanada

(Sumber : justluxe.com)

Inuvik merupakan sebuah kota yang terletak di Kanada, tepatnya di Selat Timur Delta Mackenzie, sekitar 100 km dari Samudra Arktik. Kota yang memiliki luas 62,48 kilometer peregi ini merupakan pusat administrasi untuk wilayah Inuvik. Daerah ini juga mengalami malam yang panjang di musim dingin, mulai dari 6 Desember sampai 5 Januari mereka tidak bisa melihat matahari terbit.

5.            Murmansk di Rusia

(Sumber : thebarentsobserver.com)

Murmansk merupakan sebuah kota pelabuhan dan pusat administrasi di bagian barat laut Rusia. Sekitar 108 kilometer dari Norwegia dan 182 kilometer dari Finlandia. Kota ini memiliki luas total 154,4 kilometer persegi. Selama musim dingin, kota ini tidak bisa melihat matahari selama 40 hari dikarenakan fenomena polar night. 

Itulah beberapa kota di belahan bumi yang mengalami polar night atau malam kutub. Tertarik berkunjung ke sana? Semoga informasi di atas bermanfaat dan menambah wawasan kamu ya.

 

Pernah terbit di idntimes.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri

  Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri Pernah mendengar tentang antimateri? Antimateri merupakan antipartikel atau kebalikan dari partikel yang menyusun materi biasa, salah satu contohnya yaitu positron yang merupakan antimateri dari elektron. Tidak seperti elektron yang bermuatan negatif, positron memiliki muatan positif. Ketika materi dan antimateri bertemu, mereka akan musnah dan akan melepaskan energi yang besar. Berikut enam fakta menarik tentang antimateri. 1.     Penemuan Antimateri Antimateri pertama kali dikemukakan oleh seorang fisikawan Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Melalui turunan persamaannya, dia menjelaskan adanya elektron yang bermuatan negatif berinteraksi dengan elektron yang bermuatan positif. Menurut dia masih ada partikel yang belum dikenal oleh manusia di alam semesta ini. 2.     Keberadaan antimateri di alam semesta Keberadaan antimateri di alam semesta masih menjadi tanda tanya. Sampai saat i...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...