Langsung ke konten utama

RESENSI BUKU: SENI MENJAGA KEWARASAN HIDUP

 Seni Menjaga Kewarasan Hidup


(Sumber: ebooks.gramedia.com)
Oleh: Titis Dwi Andhani

Judul             :Seni Menjaga Kewarasan Hidup

Penulis : Sebastian Wahyu

Penerbit : PT. ELEX MEDIA KOMPUTINDO

Tahun Terbit : 2020

Jumlah Halaman : 230 halaman


“Betapa banyak orang yang berada di atas gunung melihat orang lain kecil di hadapannya, padahal orang lain kecil pun melihatnya kecil dari kejauhan.”

Buku “Seni Menjaga Kewarasan Hidup” bercerita tentang hubungan manusia dengan Tuhan dalam konteks agama Islam. Mengenai hal apa yang boleh dilakukan dan yang tidak boleh dilakukan. Pertama membeli buku ini, saya mengira isinya seputar kegilaan manusia dengan dunia. Tapi, ternyata itu salah besar. Buku ini banyak bercerita tentang konsep ke-Tuhanan yang dikemas dengan bahasa ringan.

Kelebihan:

Buku ini meskipun bercerita tentang konsep keagamaan, namun bahasanya masih sangat mudah diterima publik. Bahasa yang digunakan begitu sesuai dengan kehidupan manusia zaman sekarang tentang mengartikan keagamaan dalam kehidupan.


Kekurangan:

Buku ini tidak sedikit berisikan percakapan, sehingga pembaca harus dapat mengartikan dengan baik agar tidak terjebak dalam membaca buku ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi

Open House PINISHI 2024: Maba harus dipindahkan, panitia sebut bagian dari mitigasi Sumber: Dokumentasi AQUA          Malang, LPM AQUA-(17/09/2024)  Open House PINISHI 2024 kembali digelar oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya. Open House merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan PKKMB FPIK UB “PINISHI” 2024. Diselenggarakan tanggal 14 September 2024, panitia mencoba hal baru dalam pengenalan Lembaga Kedaulatan Mahasiswa FPIK UB. Selain menyediakan stand untuk pengenalan LKM, panitia juga menyuguhkan demonstrasi dari semua LKM FPIK pada mahasiswa baru. Kegiatan demonstrasi dilaksanakan sejak pukul 07.00 di lapangan basket FPIK.            Antusiasme mahasiswa baru sangat terasa dalam menyambut demonstrasi LKM ini. Sayangnya, antusias mereka tidak bertahan lama. Paparan sinar matahari yang terlalu lama hingga membuat 3 mahasiswa baru pingsan saat penyampaian demonstrasi. Hal ini disebabkan karen...

Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri

  Jadi yang Termahal di Bumi! Ini 6 Fakta Menarik Antimateri Pernah mendengar tentang antimateri? Antimateri merupakan antipartikel atau kebalikan dari partikel yang menyusun materi biasa, salah satu contohnya yaitu positron yang merupakan antimateri dari elektron. Tidak seperti elektron yang bermuatan negatif, positron memiliki muatan positif. Ketika materi dan antimateri bertemu, mereka akan musnah dan akan melepaskan energi yang besar. Berikut enam fakta menarik tentang antimateri. 1.     Penemuan Antimateri Antimateri pertama kali dikemukakan oleh seorang fisikawan Inggris, Paul Dirac pada tahun 1928. Melalui turunan persamaannya, dia menjelaskan adanya elektron yang bermuatan negatif berinteraksi dengan elektron yang bermuatan positif. Menurut dia masih ada partikel yang belum dikenal oleh manusia di alam semesta ini. 2.     Keberadaan antimateri di alam semesta Keberadaan antimateri di alam semesta masih menjadi tanda tanya. Sampai saat i...

ESAI: The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education

  The Significance of Identity Formation in Early Childhood Education By: Mutahassin Bilhaq mentatdgt_pexels.com Malang, LPM AQUA -Wednesday (29/12/2021) Since March 2020, Indonesia has been experiencing a Covid-19 pandemic. This condition undoubtedly has a significant impact on several sectors, including education. Regulations imposed by the government, such as the wearing of masks, the keeping of a safe distance, the prohibition of gathering, and so on, have caused many agencies, including educational institutions, to implement a variety of new policies in the conduct of their activities. At the start of the pandemic, the government instructed people to study for 14 days online from home, and it turned out that this instruction was extended into the following year. When we arrive in November 2021, the world has changed dramatically. Many schools and universities throughout this country have and will continue to have limited face-to-face teaching and learning processes with stri...